Keutamaan Bulan Ramadhan

Keutamaan Bulan Ramadhan

Keutamaan Besar Bulan Ramadhan: Momentum Perubahan Diri – Ustaz Oemar Mita

Bulan Ramadhan selalu menjadi tamu agung yang ditunggu-tunggu umat Islam. Datangnya disambut dengan suka cita, persiapan hati, hingga doa-doa para sahabat yang meminta agar dipertemukan dengan bulan penuh kemuliaan ini. Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Oemar Mita mengingatkan kembali betapa istimewanya Ramadhan dan mengapa kita tidak boleh menyia-nyiakannya.

Artikel ini merangkum pesan-pesan penting beliau dengan gaya yang ringan dan mudah dipahami.

1. Ramadhan: Bulan yang Tidak Sama dengan Bulan Lain

Ramadhan bukan sekadar satu nama dari 12 bulan hijriah. Ini adalah bulan yang Allah pilih, muliakan, dan lipatgandakan keutamaannya. Setiap amal di dalamnya—baik puasa, membaca Al-Qur’an, sedekah, maupun shalat malam—memiliki nilai yang berlipat-lipat dibandingkan hari biasa.

Ustaz Oemar Mita menekankan bahwa kita sering lupa: Ramadhan adalah kesempatan langka. Ia datang hanya sekali dalam setahun, dan tidak ada jaminan kita akan bertemu Ramadhan berikutnya.

2. Pahala yang Dilipatgandakan

Salah satu keutamaan terbesar Ramadhan adalah pahala yang diperbesar oleh Allah. Ibadah yang biasa kita lakukan di bulan lain, ketika dilakukan di Ramadhan, bernilai jauh lebih tinggi.

  • Puasa yang menjadi rukun Islam memberikan pahala tanpa batas.

  • Tilawah Al-Qur’an menjadi amalan harian yang mengisi hati.

  • Sedekah di bulan ini terasa jauh lebih ringan namun pahalanya lebih berat di sisi Allah.

Ramadhan benar-benar menjadi ladang kebaikan yang luas, tinggal kita mau turun menanam atau hanya lewat tanpa hasil.

3. Bulan Ampunan dan Rahmat

Ramadhan adalah bulan di mana pintu rahmat dibuka seluas-luasnya. Pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu. Artinya, suasana hati dan spiritual kita benar-benar dimudahkan untuk kembali kepada Allah.

Di bulan ini:

✔ Dosa-dosa diampuni.
✔ Peluang taubat terbuka besar.
✔ Hati ditundukkan untuk memperbaiki diri.

Ustaz Oemar Mita menyampaikan bahwa Ramadhan adalah momentum “pulang” bagi siapa pun yang sudah jauh dari Allah. Tak peduli seberapa banyak dosa yang lalu, Ramadhan selalu datang membawa harapan baru.

4. Persiapan Diri: Teladan dari Para Sahabat

Satu hal menarik yang disampaikan Ustaz Oemar Mita adalah bagaimana para sahabat Nabi menyambut Ramadhan. Mereka berdoa enam bulan sebelumnya agar dipertemukan kembali dengan Ramadhan.

Ini menunjukkan bahwa:

  • Ramadhan adalah karunia besar.

  • Persiapan hati itu sangat penting.

  • Orang yang memahami nilainya pasti menunggu-nunggu kedatangannya.

Jika para sahabat begitu serius menyambut Ramadhan, maka kita pun seharusnya tidak menyambutnya hanya dengan kalender dan ucapan “selamat menunaikan ibadah puasa”.

5. Ramadhan yang Meninggalkan Bekas

Tujuan puasa bukan sekadar menahan lapar, haus, atau hal-hal yang membatalkan puasa. Tujuan utamanya adalah mencetak pribadi yang bertakwa.

Ustaz Oemar Mita mengingatkan bahwa kualitas Ramadhan seseorang dapat dilihat dari bagaimana dirinya setelah Ramadhan berlalu. Jika kita menjadi:

  • lebih sabar,

  • lebih jujur,

  • lebih rajin ibadah,

  • lebih mudah menahan emosi,

maka itulah tanda bahwa Ramadhan benar-benar membekas.

Sebaliknya, jika selesai Ramadhan kita kembali seperti sebelum-sebelumnya, itu berarti kita masih perlu belajar memahami makna sebenarnya dari ibadah puasa.

6. Pesan Penutup: Ramadhan Adalah Momentum Perubahan

Ceramah Ustaz Oemar Mita menutup dengan pesan yang menenangkan sekaligus menyentak hati:
Ramadhan adalah kesempatan memperbaiki diri setahun sekali. Jangan sampai kita hadir secara fisik, tetapi hati kita tidak ikut beribadah.

Gunakan Ramadhan untuk:

  • memperbanyak doa,

  • memperbanyak dzikir,

  • mendekatkan diri kepada Al-Qur’an,

  • memperbaiki akhlak,

  • memperbaiki hubungan dengan keluarga,

  • dan meluruskan arah hidup kita.

Karena bisa jadi, inilah Ramadhan terbaik yang Allah berikan sebelum kita dipanggil pulang.

Penutup

Ramadhan bukan hanya tradisi, bukan hanya rutinitas tahunan. Ia adalah hadiah dari Allah, ruang bagi kita untuk memperbaiki diri, menghapus dosa, dan mengumpulkan pahala sebesar-besarnya.

Semoga kita termasuk hamba-hamba yang memanfaatkan Ramadhan dengan sebaik-baiknya, dan semoga Allah memberi kesempatan kepada kita untuk menikmatinya lagi di tahun-tahun berikutnya.

Ditulis oleh: Tim Islam Media

Terangi masa depan dengan cahaya Al-Qur'an. Satu gedung bisa melahirkan ribuan penghafal yang akan menjaga kalam Allah. Lewat ekspedisi Iman dari Kata ke Amal, IslamMedia.com ingin membangun Gedung Penghafal Al-Qur'an di pelosok negeri. Bantu anak-anak menjadi generasi Qur'ani..

Ayo donasi via amalsholeh

Posting Komentar untuk "Keutamaan Bulan Ramadhan"